Serius Antisipasi Krisis
Dikirim Oleh:
Administrator pada 01 Desember 2008 9:18:32 AM (1007 dibaca)
Kondisi tersebut ternyata mengusik entrepreneur yang tergabung di komunitas TDA Semarang. Awal bulan November 2008 latu anggota TDA Semarang mengadakan pertemuan sekaligus halal bihalal di Cafe Tingwe Semarang. Pertemuan sore itu, dihadiri lebih dua puluh anggota TDA Semarang baik baru maupun anggota lama.
Acara yang dimotori Izha diawali dengan saling memperkenalkan diri dan usaha yang sedang digeluti. Sebagian besar anggota yang hadir sudah memiliki usaha sendiri, meskipun masih ada yang sambil menjadi karyawan di perusahaan lain. "Dengan bergabung di TDA, kesadaran untuk memulai usaha semakin besar!" kata Zaky salah satu peserta.
Tito pemilik usaha susu kedelai juga tak kalah semangatnya menceritakan usaha yang pernah ditekuni, terutama usaha-usaha yang pernah gagal. "Kita juga bisa belajar dari kegagalan orang lain" kata Albert.
Sebagaimana topik pertemuan ini mengantisipasi krisis, setiap peserta yang hadir tentu ketar-ketir dengan krisis global yang tengah tedadi. Tetapi semua yang hadir tetap semangat dan memiliki keyakinan tetap bisa survive.
"Yang penting hati-hati saja bertransaksi!" tambah yang lain.
Krisis global bisa jadi akan berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan. Apalagi Indonesia yang tengah disibukkan dengan pemilihan Presiden tahun depan. Tapi, jika setiap orang sadar dan mengantisipasi sejak dini, bukan tidak mungkin krisis bisa cepat lewat dari negeri ini.
"Bagaimanapun UKM dan usaha mikro perlu mendapat perhatian ekstra. Karena, fakta krisis sepuluh tahun lalu, justru usaha kecil dan menengah yang selama ini kurang mendapat perhatian justru, lebih kuat terhadap badai krisis!" harapan semua peserta yang hadir. - Albert -
Tidak ada komentar terlampirkan pada item ini
masukan komentar baru
|